Tepat pukul 02.40 dini hari, aku mulai menulis kembali. Rasanya sangat asing sekali dengan hal ini. Aku tidak tahu berapa lama tepatnya aku berhenti menulis, bukan merasa sudah sangat hebat sehingga semuanya hanya ku simpan di kepala. Namun, aku merasa sedikit malu. Selama ini aku merasa sangat hebat dalam menulis. Ya, tidak sehebat itu, tapi setidaknya bisa dalam merangkai kata melalui tulisan. Nyatanya aku hanyalah orang dungu yang sama sekali tidak bisa menulis dengan baik. Semuanya sangat asing dan terasa baru. Aku rindu dengan keheningan malam yang menyisakan bunyi "tik" ketika waktu tengah malam mulai datang, hanya perasaan dan isi kepala yang runut menemani malam sunyi. Tahun ini, aku berusaha kembali kepada diriku yang 14 tahun, hanya peduli membaca, terutama pada aplikasi Wattpad dan Webtoon (versi gratis membaca buku tanpa mengeluarkan uang sepeserpun) penuh dengan imajinasi dan dunia fiksi, berkhayal akan menemukan Geez dan Kent nya di dunia nyata. Bertambah...
Menjadi baik adalah sebuah pilihan yaang diberikan Tuhan kepada hambanya, urusan balas membalas kebaikan biarlah Tuhan yang mengatur. Tapi, ada beberapa kebaikan rasanya sangat melukai diri, antara mereka yang menerima kebaikan tidak bersyukur atau yang memberikan kebaikan terlalu berharap untuk balasan. Terluka adalah hal yang wajar juga, tapi dilukai oleh orang yang terlalu dekat dengan kehidupan itu menyakitkan, entah harus menjauh atau malah menyudahi dengan keterpaksaan batin. Tak ada yang mengerti manusia tetap manusia dengan segala keegoisannya, yang tetap akan mementingkan perasaannya ketimbang perasaaan orang lain, yang terlukan akan tetap terluka tenggelam dalam kesedihan yang makin hari makin menumpuk kemudian hilang lagi dirinya.