Langsung ke konten utama

Gagal

Saya manusia yang punya banyak sekali mimpi, ketika saya hendak menggapainya di waktu yang sudah di tetapkan, saya gagal. Lagi mencoba, juga gagal. Lagi dan lagi saya coba, tetap gagal. Saya marah, marah sekali. Saya terpuruk, bahkan sangat dalam. Ini menyakitkan, sungguh. Tapi semua penderitaan ini tidak seburuk yang saya pikirkan, ketika saya mencoba untuk mengikhlaskannya, I'm blessed. Saya banyak belajar dari semua kegagalan itu dan itu membuat saya tangguh menghadapi kegagalan yang akan datang nantinya.

Saya bersyukur telah di perlihatkan semua rasa menyakitkan itu, ketika hidup sudah tidak sejalan dengan yang kita bayangkan maka semua akan rusak, tapi saya sudah siap menghadapinya, saya sudah kuat dan sanggup untuk menjalani hidup dengan tenang. Tak perlu takut meski akan gagal lagi, karena semua itu membuat saya berproses dan menemukan diri saya yang baru, versi yang hendak 68% baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kembali Menulis...

 Tepat pukul 02.40 dini hari, aku mulai menulis kembali. Rasanya sangat asing sekali dengan hal ini.  Aku tidak tahu berapa lama tepatnya aku berhenti menulis, bukan merasa sudah sangat hebat sehingga semuanya hanya ku simpan di kepala. Namun, aku merasa sedikit malu. Selama ini aku merasa sangat hebat dalam menulis. Ya, tidak sehebat itu, tapi setidaknya bisa dalam merangkai kata melalui tulisan. Nyatanya aku hanyalah orang dungu yang sama sekali tidak bisa menulis dengan baik. Semuanya sangat asing dan terasa baru. Aku rindu dengan keheningan malam yang menyisakan bunyi "tik" ketika waktu tengah malam mulai datang, hanya perasaan dan isi kepala yang runut menemani malam sunyi.  Tahun ini, aku berusaha kembali kepada diriku yang 14 tahun, hanya peduli membaca, terutama pada aplikasi Wattpad dan Webtoon (versi gratis membaca buku tanpa mengeluarkan uang sepeserpun) penuh dengan imajinasi dan dunia fiksi, berkhayal akan menemukan Geez dan Kent nya di dunia nyata. Bertambah...

l o s t

Sit on the grass with a daisy  Or maybe should I'm going to sail? To find another self that I've lost For that matter... I wanna lost in beautiful Edinburg I wanna lost in New York full of buildings I wanna lost in your heart and your paradise

Sebuah pesan tidak jelas dari sang pelayar

Mata terpejam penuh harap Mereka kira angin semakin padam Tak terasa haus menepi kelelahan Prisai sang angkasawan jatuh, ia kehilangan arah Rasa hampa menyelimuti angan Matilah semua, semua keyakinan tanda keharusan Jangan biarkan lepas Merekahlah ia pada penanya Pelupuk senja telah menanti di ujung ombak Pelayaran penuh dengan makian Terpejam... Coba lihat! Adakah jiwa bersembunyi di balik bebatuan? Atau malah ia sibuk melepas penat? Rehatlah dari tanda sunyi Perasaan penuh tanya menghampirinya Sang bangsawan tercengang melihat kenyataan yang begitu pahit Ternyata hanya mimpi buruk yang terisak lama di benak